TERAPI INHALASI DAN CHEST THERAPY UNTUK MENGATASI KETIDAKBERSIHAN JALAN NAFAS PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI RSUD BUDHI ASIH

INHALATION THERAPY AND CHEST THERAPY TO TREAT AIRWAY OBSTRUCTION IN PATIENTS WITH CHRONIC OBSTRUCTIVE PULMONARY DISEASE (COPD) IN BUDHI ASIH GENERAL HOSPITAL

Penulis

  • Yanti Anggraini Universitas Kristen Indonesia
  • Afrianialita Saputri Kembaren Universitas Kristen Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33541/helfin.v3i2.7907

Kata Kunci:

Terapi Dada, Inhalasi, Bersihan Jalan Nafas

Abstrak

Secara dunia, penyakit PPOK menjadi penyebab kematian ketiga dengan jumlah 3,23 juta dan penyebab kematian ketiga tertinggi. Pasien PPPOK mengalami sesak nafas dan batuk produktif. Masalah keperawatan yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif. Terapi inhalasi dan Fisioterapi dada bisa mengatasi sesak nafas dan meningkatkan keluarnya dahak. Untuk melakukan asuhan keperawatan, khususnya penerapan tindakan mandiri dan kolaborasi pada pasien penyakit obstruktif paru kronik dengan melakukan chest therapy dan terapi inhalasi untuk mengatasi ketidakefektifan jalan napas. Studi kasus dengan mengambil 2 pasien PPOK yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta diberikan intervensi inhalasi dan chest terapi dalam tiga hari. Sebelum intervensi, kedua pasien sesak nafas dan batuk susah mengeluarkan dahak. Pasien 1 RR= 27 kali/menit dan Saturasi 93%. Pasien 2 RR= 30 kali/menit dan Saturasi 95%. Setelah intervensi, kedua pasien tidak sesak nafas lagi dan batuk berkurang serta bisa mengeluarkan dahak dengan konsistensi encer dan berwarna putih kekuningan. Pasien 1 RR= 21 kali/menit dan saturasi 99%. Pasien 2 RR= 20 kali/menit dan saturasi 100%. Kombinasi terapi inhalasi dan chest therapy terbukti efektif dalam mengatasi ketidakbersihan jalan napas pada pasien PPOK. Intervensi yang rutin disertai dukungan keluarga berperan penting dalam keberhasilan perawatan.

Referensi

Dwiarindi B. W., Adnan F. N. (2022). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Bronchopneumonia (A Case Report). Journal of Innovation Research and Knowledge Vol.2, No.7, Desember 2022.

Fauziyah, S., Sari, D. P., & Hidayati, N. (2021). Analisis asuhan keperawatan melalui intervensi teknik pernapasan pada pasien asma bronkial. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 123–130.

Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease/ GOLD. (2022). Global strategy for the diagnosis, management, and prevention of chronic obstructive pulmonary disease

LeMone, P., Burke, K., & Bauldoff, G. (2019). Penyakit Paru Obstruktif Kronik: Patofisiologi dan Penatalaksanaan. Dalam Penyakit Paru Obstruktif Kronik: Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia (hlm. 130-135). Elsevier: Singapore

Kesehatan Kementerian RI. (2021). Merokok Penyebab Utama Penyakit Paru Obstruktif Kronis. https://www.kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/merokok-penyebab-utama-penyakit-paruobstruktif-kronis

Nurbadriyah, W. D. (2022). Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). In Asuhan Keperawatan Sistem pernafasan Berbasis SDKI, SIKI, dan SLKI (pp. 108–121).

Nurmayanti et al (2019). Pengaruh Fisioterapi Dada, Batuk Efektif dan Nebulizer terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen dalam Darah pada Pasien PPOK. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 362–371. https://doi.org/10.31539/jks.v3i1.836

Priscilla Lemone dkk. (2016). Keperawatan Medikal Bedah. EGC: Jakarta

Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan RI: Indonesia

Setiawan, Purwono dan Immawati. (2021). Penerapan Fisioterapi Dada Dan Nebulizer Dalam Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien PPOK. Vol. 1. No.1. Jurnal Cendekia Muda:

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2019). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.Jakarta: PPNI

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta: PPNI

Tim Pokja SIKI DPP PPNI (2019). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta: PPNI

Word Health Organization (WHO). (2023). Chronic obstructive pulmonary disease (COPD). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/chronic-obstructive pulmonarydisease.

Diterbitkan

2026-07-17

Terbitan

Bagian

Articles