Analisis Wacana Kritis Sara Mills terhadap Representasi Perempuan dalam Kasus Perceraian Tasya Farasya

Authors

  • Talitha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Undang Sudana Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33541/ji.v8i2.7716

Keywords:

Analisis Wacana Kritis, Sara Mills, Aktor, Perempuan, Perubahan Sosial, media sosial, Tasya Farasya

Abstract

This study examines the representation of women's images in the phenomenon of celebrity Tasya Farasya's divorce case on social media X/Twitter. The study uses a Critical Discourse Analysis (AWK) approach from Sara Mills' perspective, emphasizing two points: the subject-object and writer-reader positions. This study uses a qualitative descriptive method with a listening and note-taking technique. The research data consists of fourteen netizen posts selected through a purposive sampling technique. The results show that Tasya Farasya is positioned as a subject with power in the discourse, while her ex-husband is positioned as an object who receives a negative image from netizens. In the writer-reader position, netizens tend to position themselves as those who support and admire Tasya Farasya as a strong, independent, and wise woman in facing divorce.

References

Afdhaliyah, R., & Haq, S. C. (2021). Variasi bahasa dalam media sosial Twitter. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 104-116.

Alkatiri, A. B. M., Nadiah, Z., & Nasution, A. N. S. (2020). Opini publik terhadap penerapan new normal di media sosial Twitter. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 11(1), 19-26.

Asheva, A. J., & Tasyarasita, A. Z. (2022). Case of Vengeful Woman in News Text: Sara Mills' Critical Discourse Analysis. Deiksis, 14(2), 142-149. DOI:10.30998/deiksis.v14i2.9999.

Feramayasari, K., & Wiedarti, P. (2020). A Critical Discourse Analysis on Shopee 12.12 Birthday Sale Advertisement. Journal of English Language Teaching and Linguistics, 5(1), 121-130.

Kristina, D., Ardi, H., Shera, M., & Purnomo, S. F. L. A. (2020). Analisis Wacana Kritis Pengantar Praktis. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Lubis, P. B. (2023). Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills dalam Media Sosial pada Akun Instagram@ lambeturah. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 3(1), 55-65.

Magdalena, A. (2023). Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills terhadap Dominasi Perempuan pada Konten Tiktok Inul Daratista. Jurnal Inada: Kajian Perempuan Indonesia di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar, 6(2), 212-222.

Muryanto, E., Setiawan, F., Febriyani, F., Ardwiansyah, M., & Arfian, A. (2023). Analisis Pengaruh Aplikasi Tiktok Untuk Dunia Usaha/Dunia Bisnis Metode Purpose Sampling Kualitatif. Journal of Engineering, Technology and Computing (JETCom), 2(2), 61-66.

Rusdi, W. N. N. W. M., & Saad, S. M. (2024). Analisis Wacana Kritis Dalam Poster Sumbangan Tabung Palestin. Jurnal Wacana Sarjana, 8(4), 1-20.

Setiawan, A. A. F. (2024). Representasi Perempuan dalam Konten Quotes di Media Sosial Tiktok: Tinjauan Analisis Wacana Sara Mills. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 7(1).

Sulistio, P. H., Rasyid, Y., & Anwar, M. (2022). Penggambaran Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Kdrt) Pada Surat Kabar Daring: Analisis Wacana Kritis Model Sarah Mills. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(3), 133-142.

Suwito, A. A., Rusmana, D. S. A., & Rizqi, M. (2025). REPRESENTASI OBJEKTIVIKASI SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI DUNIA MAYA DALAM FILM LIKE AND SHARE (Analisis Wacana Kritis Sarah Mills). Sintesa, 4(02), 127-143.

Wati, I. (2014). Wacana Perceraian dan Selebriti Perempuan dalam Program Talkshow Hitam Putih di Trans7. Jurnal Commonline Departemen Komunikasi, 3(3), 707-718.

Wiksana, W. A. (2017). Studi Deskriptif Kualitatif tentang Hambatan Komunikasi Fotografer dan Model dalam Proses Pemotretan. Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(1), 121-131.

Published

2025-12-27

How to Cite

Talitha, & Undang Sudana. (2025). Analisis Wacana Kritis Sara Mills terhadap Representasi Perempuan dalam Kasus Perceraian Tasya Farasya. Jurnal Inada: Kajian Perempuan Indonesia Di Daerah Tertinggal, Terdepan, Dan Terluar, 8(2), 149–162. https://doi.org/10.33541/ji.v8i2.7716

Issue

Section

Articles