HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER'S PARENTING PATTERNS AND THE INCIDENCE OF STUNTING IN TODDLERS

Authors

  • Bunga Rizki Febriyani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Yulia Susanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Dona Yanuar Agus Santoso Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Lestari Eko Darwati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

DOI:

https://doi.org/10.33541/helfin.v3i1.7607

Keywords:

Balita Stunting, Pemberian Makan, Pengasuhan Ibu

Abstract

Gizi tetap menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling signifikan di banyak negara berkembang, terutama di antara balita, anak-anak, dan wanita usia subur. Salah satu masalah gizi yang telah mendapat perhatian besar adalah stunting pada anak. Faktor tidak langsung yang terkait dengan stunting adalah praktik pemberian makan oleh ibu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa hanya satu jenis pendekatan pemberian makan yang dianggap paling seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara praktik pemberian makan oleh ibu dan kejadian stunting. Studi ini dilakukan di Desa Kebonharjo, Patebon, Kendal, menggunakan desain korelasional deskriptif pendekatan cross-sectional dengan populasi sebanyak 413 ibu balita dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin didapatkan sebanyak 203 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitiannya, dan penilaian stunting dilakukan berdasarkan standar WHO perhitungan Z-score TB/U atau PB/U. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Rank Spearman. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden menerapkan gaya pemberian makan secara demokratis 74 responden (36,5%), mayoritas balita tidak mengalami stunting 130 responden (64%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara praktik pemberian makan ibu dengan stunting pada balita. Ibu yang anaknya mengalami stunting dianjurkan untuk mengadopsi pendekatan pemberian makan secara demokratis, seperti menyiapkan makanan untuk anak mereka, menawarkan makanan yang disukai anak, dan memperkenalkan makanan baru untuk membantu anak mengembangkan pengalaman makan yang positif, sehingga kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi.

References

Ahmad, A. S., Azis, A., & Fadli, K. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Kabupaten Sidrap Tahun 2020. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 4(3), 195–203.

Astuti, W. T. (2014). Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan dan Perilaku Makan dengan Kejadian Obesitas pada Anak Pra Sekolah di Kota Magelang [Tesis]. Universitas Gadjah Mada.

Anggraeni, N., & Handayani, O. W. K. (2021). Pola Asuh dan Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi terhadap Kejadian Stunting Balita di Kabupaten Kendal. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(3).

Christiana, I., Nazmi, A. N., & Anisa, F. H. (2022). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Kertosari Wilayah Kerja Puskesmas Kertosari Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(2). https://doi.org/10.33023/jikep.v8i2.1161

Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal. (2023). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal. Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.

Dwi Bella, F., & Alam Fajar, N. (2019). Hubungan Pola Asuh dengan Kejadian Stunting Balita dari Keluarga Miskin Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang. The Indonesian Journal of Nutrition), 8(1), 1858–4942.

Dwi Pratiwi, T., Masrul, & Yerizel Eti. (2016). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3).

Hairunis, M. N., Salimo, H., Lanti, Y., & Dewi, R. (2018). Hubungan Status Gizi dan Stimulasi Tumbuh Kembang dengan Perkembangan Balita. Sari Pediatri, 20(3), 51–146.

Handayani, D. S., Sulastri, A., Mariha, T., & Nurhaeni, N. (2017). Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dengan Orang Tua Bekerja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(1), 48–55

Kurniasih, D., Hilmansyah, & Panji Astuti, M. (2010). Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang. Gramedia.

Lang, D. (2023). Parenting And Family Diversity Issues. Iowa State University.

Lali Midu, Y. A., Putri, R. M., & Adi Wibowo, R. C. (2021). Pola Asuh Ibu Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita. JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK. https://doi.org/10.48079/vol4.iss2.74

Lestari, E., Kusmadeni, D., & Sutinbuk, D. (2024). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Rias 2022. Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3). https://doi.org/10.31943/afiasi.v8i3.306

Nur Latifah, A. (2017). Hubungan Pola Asuh Makan Dan Kebiasaan Makan Keluarga Terhadap Status Gizi Balita Di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen [Thesis (Bachelor)]. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Permenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014.

Pindiawati Nuraeni, S., Herliana, L., Patimah, S., Kebidanan, J., Kemenkes Tasikmalaya, P., Barat, J., & Keperawatan, J. (2022). Hubungan Pola Asuh Ibu Terhadap Derajat Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Tanjungsari. Journal of Midwifery Information, 3.

Pramahdyta, E., Susanti, Y., Yanuar Agus Santoso, D., & Khabib Burhanuddin Iqomh’, M. (2023). Overview Of Family Economic Status And Environmental Sanitation Of Stunting Toddler Homes. Global Health Science Group, 4(1), 331–342. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PICNHS

Pribadi, R. P., Gunawan, H., & Rahmat. (2019). Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan Oleh Ibu Dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 2-5 Tahun. Jurnal Keperawatan Aisyiyah, 6(2), 79–86.

Rapar, V. L., Rompas, S., & Yudi, A. I. (2014). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado. Jurnal Keperawatan Unsrat.

Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Sevriani, S. (2022). Hubungan Pola Asuh Ibu Dalam Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Jamberejo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro [Skripsi]. Institut Teknologi Sains Dan Kesehatan Insan Cendekia Medika.

SSGI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Ssgi) 2022. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Susanti, Y., & Yanuar Agus Santoso, D. (2020). Overview Of Family Characteristics Of Stunting Toddlers. Global Health Sciences Group, 1(1), 139–152.

TNP2K. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting) (1st ed.). Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Wardle, J., Sanderson, S., Guthrie, C. A., Rapoport, L., & Plomin, R. (2002). Parental feeding style and the intergenerational transmission of obesity risk. Obesity Research, 10(6), 453–462.

WHO. (2012). Comprehensive implementation plan on maternal, infant and young child nutrition. Global Nutrition Targets 2025, 2012, 12–13.

Wibowo, D. P., S, I., Tristiyanti, D., Normila, N., & Sutriyawan, A. (2023). Hubungan Pola Asuh Ibu dan Pola Pemberian Makanan terhadap Kejadian Stunting. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6(2). https://doi.org/10.33006/jikes.v6i2.543

Zata Yumni, D. (2017). Perbedaan Pola Asuh Pemberian Makan Dan Perilaku Makan Antara Balita Obesitas Dan Balita Tidak Obesitas Di Kota Semarang. Journal of Nutrition College, 6(1), 43–51.

Downloads

Published

2026-01-23

Issue

Section

Articles