FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PANGADEGAN KABUPATEN SUMEDANG

FACTORS RELATED TO THE INCIDENT OF STUNTING IN TODDLERS IN PANGADEGAN VILLAGE, SUMEDANG REGENCY

Authors

  • Andriyani Risma Sanggul Universitas Kristen Indonesia
  • Frisca Angreni Universitas Kristen Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33541/helfin.v3i1.6421

Keywords:

Stunting, Balita, Faktor Risiko

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang terjadi akibat interaksi berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian stunting pada balita yang berdomisili di Desa Pangadegan. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh responden serta pemeriksaan antropometri pada balita, yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 170 orang. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa kualitas air minum (p = 0,002), ketersediaan fasilitas limbah (p = 0,003), kadar hemoglobin ibu saat hamil (p = 0,002), asupan nutrisi ibu selama kehamilan (p = 0,005), riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) (p = 0,0001), pemberian ASI eksklusif (p = 0,0001), serta penyakit infeksi (p = 0,0001) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Faktor-faktor tersebut berpotensi menjadi determinan penting dalam upaya pencegahan stunting pada anak.

References

Cahyati1, D. N., Susanti, Y., & Santoso, D. Y. A. (2024). GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN IBU DENGAN BALITA STUNTING. HelFin Journal, 1(2), 112–127. https://doi.org/10.33541/helfin.v1i2.5844

children, W. H. O.-R. stunting in, & 2018, undefined. (t.t.). Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. pesquisa.bvsalud.org. Diambil 26 Juni 2025, dari https://pesquisa.bvsalud.org/portal/resource/pt/who-260202

Cuestas, E., & Rizzotti, A. (2025). Recent advances in understanding pathophysiology of non-nutritional stunting in very preterm infants. Clinical and Experimental Pediatrics, 68(4), 287–297. https://doi.org/10.3345/cep.2024.01354

Dewey, K. G. (2016a). Reducing stunting by improving maternal, infant and young child nutrition in regions such as South Asia: evidence, challenges and opportunities. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 27–38. https://doi.org/10.1111/mcn.12282

Dewey, K. G. (2016b). Reducing stunting by improving maternal, infant and young child nutrition in regions such as South Asia: evidence, challenges and opportunities. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 27–38. https://doi.org/10.1111/mcn.12282

Erowati, D. (2019). KENAIKAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN SEBAGAI FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-24 BULAN. Dalam Poltekkes Kemenkes Riau. https://doi.org/10.31227/osf.io/t4b26

Husnaniyah, D., Yulyanti, D., & Rudiansyah, R. (2020a). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kejadian Stunting. The Indonesian Journal of Health Science, 12(1), 57–64. https://doi.org/10.32528/ijhs.v12i1.4857

Husnaniyah, D., Yulyanti, D., & Rudiansyah, R. (2020b). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kejadian Stunting. The Indonesian Journal of Health Science, 12(1), 57–64. https://doi.org/10.32528/ijhs.v12i1.4857

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam 2018.

Kuewa, Y., Herawati, Sattu, M., Otoluwa, A. S., Lalusu, E. Y., & Dwicahya, B. (2021a). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Di Desa Jayabakti Tahun 2021. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 12(2). https://doi.org/10.51888/phj.v12i2.73

Kuewa, Y., Herawati, Sattu, M., Otoluwa, A. S., Lalusu, E. Y., & Dwicahya, B. (2021b). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Di Desa Jayabakti Tahun 2021. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 12(2). https://doi.org/10.51888/phj.v12i2.73

Mawaddah, S. (2019a). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-36 Bulan. Jurnal Berkala Kesehatan, 5(2), 60. https://doi.org/10.20527/jbk.v5i2.7340

Mawaddah, S. (2019b). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-36 Bulan. Jurnal Berkala Kesehatan, 5(2), 60. https://doi.org/10.20527/jbk.v5i2.7340

Mayasari, E., Sari, F. E., & Yulyani, V. (2022). HUBUNGAN AIR DAN SANITASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DIWILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS CANDIPURO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021. Indonesian Journal of Helath and Medical, 2(1), 51–59.

Mayasari, Eka, Sari, Eka Sari, Yulyani, & Vera. (2022). HUBUNGAN AIR DAN SANITASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DIWILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS CANDIPURO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021. Indonesian Journal of Health and Medical.

Mshida, H. A., Kassim, N., Mpolya, E., & Kimanya, M. (2018a). Water, Sanitation, and Hygiene Practices Associated with Nutritional Status of Under-Five Children in Semi-Pastoral Communities Tanzania. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 98(5), 1242–1249. https://doi.org/10.4269/ajtmh.17-0399

Mshida, H. A., Kassim, N., Mpolya, E., & Kimanya, M. (2018b). Water, Sanitation, and Hygiene Practices Associated with Nutritional Status of Under-Five Children in Semi-Pastoral Communities Tanzania. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 98(5), 1242–1249. https://doi.org/10.4269/ajtmh.17-0399

Nadeak, B., Siagian, C., Sormin, E., & Juwita, C. P. (2023). Analysis of Family and Infant Characteristics of Potential Stunting Event (hlm. 66–71). https://doi.org/10.2991/978-94-6463-186-9_9

Nadhiroh, S. R., Micheala, F., Tung, S. E. H., & Kustiawan, T. C. (2023). Association between maternal anemia and stunting in infants and children aged 0–60 months: A systematic literature review. Nutrition, 115, 112094. https://doi.org/10.1016/j.nut.2023.112094

Nainggolan, B. G., & Sitompul, M. (2019a). HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN. Nutrix Journal, 3(1), 36. https://doi.org/10.37771/nj.Vol3.Iss1.390

Nainggolan, B. G., & Sitompul, M. (2019b). HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN. Nutrix Journal, 3(1), 36. https://doi.org/10.37771/nj.Vol3.Iss1.390

Organization, W. H. (2018). Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the global nutrition targets 2025. https://iris.who.int/handle/10665/260202

Sabatina Bingan, E. C. (2020a). HUBUNGAN KONSUMSI FE DENGAN PANJANG BADAN PADA ANAK USIA 12-24 BULAN. Media Informasi, 15(2), 115–120. https://doi.org/10.37160/bmi.v15i2.415

Sabatina Bingan, E. C. (2020b). HUBUNGAN KONSUMSI FE DENGAN PANJANG BADAN PADA ANAK USIA 12-24 BULAN. Media Informasi, 15(2), 115–120. https://doi.org/10.37160/bmi.v15i2.415

TIKA HERAWATI, A. D. E., JUNDIAH, S., & NURHASANAH, N. (2019). HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA NAGARAWANGI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANCAKALONG KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2019.

Trisiswati, M., Mardhiyah, D., & Maulidya Sari, S. (2021a). Hubungan Riwayat Bblr (Berat Badan Lahir Rendah) Dengan Kejadian Stunting Di Kabupaten Pandeglang. Majalah Sainstekes, 8(2), 061–070. https://doi.org/10.33476/ms.v8i2.2096

Trisiswati, M., Mardhiyah, D., & Maulidya Sari, S. (2021b). Hubungan Riwayat Bblr (Berat Badan Lahir Rendah) Dengan Kejadian Stunting Di Kabupaten Pandeglang. Majalah Sainstekes, 8(2), 061–070. https://doi.org/10.33476/ms.v8i2.2096

UNICEF. (2021). Southeast Asia regional report on maternal nutrition and complementary feeding. UNICEF East Asia and the Pacific Regional Office.

Unicef, undefined, Organization, W. W.-G. W. H., & 2020, undefined. (t.t.). Levels and trends in child malnutrition: key findings of the 2019 Edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. renc.es. Diambil 26 Juni 2025, dari https://www.renc.es/imagenes/auxiliar/files/RENC_2020_2_00._Libros.pdf

Yulnefia, & Sutia, M. (2022a). HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG KABUPATEN KAMPAR. Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(1), 154–163. https://doi.org/10.22437/JMJ.V10I1.10410

Yulnefia, & Sutia, M. (2022b). HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG KABUPATEN KAMPAR. Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(1), 154–163. https://doi.org/10.22437/JMJ.V10I1.10410

Zahriany, A. I. (2017a). PENGARUH BBLR TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-60 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG LANGKAT TAHUN 2017. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 2(2), 129. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v2i2.79

Zahriany, A. I. (2017b). PENGARUH BBLR TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-60 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG LANGKAT TAHUN 2017. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 2(2), 129. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v2i2.79

Downloads

Published

2026-01-22

Issue

Section

Articles