Representasi Nilai Kerakyatan dalam Komunikasi Kepemimpinan Sherly Tjoanda melalui TikTok: Analisis Wacana Kritis terhadap Sila Keempat Pancasila

Penulis

  • Nureis Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muti'ah Inas Anitara Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Humayra Chantika Zaheer Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ikhsan Ahmad

Kata Kunci:

Populist values; leadership communication; TikTok; Critical Discourse Analysis; Sherly Tjoanda

Abstrak

Perkembangan media sosial mengubah cara pemimpin berkomunikasi dengan masyarakat, salah satunya melalui TikTok. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai kerakyatan dalam komunikasi kepemimpinan Sherly Tjoanda melalui TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data berupa 10 video dari akun TikTok resmi @sherlytjoanda yang diunggah pada Juli – Agustus 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kerakyatan direpresentasikan melalui kehadiran pemimpin di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, memahami persoalan, dan merespons kebutuhan publik. Namun, kedekatan yang ditampilkan melalui TikTok belum secara langsung menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31

Cara Mengutip

Nureis, Muti'ah Inas Anitara, Chantika Zaheer, H., & Ahmad, I. (2026). Representasi Nilai Kerakyatan dalam Komunikasi Kepemimpinan Sherly Tjoanda melalui TikTok: Analisis Wacana Kritis terhadap Sila Keempat Pancasila. JURNAL KOMUNIKASI DIGITAL, 2(2), 118–165. Diambil dari https://ejournal.uki.ac.id/index.php/digication/article/view/8803