IDENTIFIKASI KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK FISIK MIKROPLASTIK PADA AIR PERMUKAAN DI KALI SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.33541/cen.v7i1.8543Abstrak
Kali Surabaya merupakan anak Sungai Brantas yang berperan sebagai sumber air baku kegiatan dan kebutuhan
masyarakat, namun juga menjadi jalur pembuangan limbah industri dan domestik yang berpotensi menimbulkan
pencemaran mikroplastik. Mikroplastik merupakan partikel berukuran <5 mm yang sifatnya sukar terurai sehingga
menyebabkan dampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kelimpahan dan
karakteristik mikroplastik (bentuk, warna, dan ukuran) pada kolom air Kali Surabaya. Pengambilan sampel
dilakukan pada lima stasiun menggunakan metode purposive sampling mengacu pada SNI 8995:2021. Preparasi
sampel mengacu pada prosedur NOAA dan identifikasi partikel dilakukan menggunakan mikroskop digital
perbesaran 4x. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan mikroplastik berkisar antara 69–181 partikel/L, dengan
pola yang tidak seragam antar stasiun maupun kedalaman. Jenis fiber mendominasi hampir seluruh stasiun, diikuti
fragmen dan film. Warna partikel yang ditemukan adalah hitam dan transparan, sementara ukuran 1–3 mm
merupakan kategori ukuran dominan pada seluruh stasiun. Perbedaan kedalaman tidak secara konsisten
mempengaruhi kelimpahan mikroplastik, yang diduga lebih dipengaruhi oleh kondisi hidrodinamika, aktivitas
antropogenik di sekitar sungai, dan densitas partikel.
Referensi
Alam, F. C., Sembiring, E., Muntalif, B. S., & Suendo, V. (2019). Microplastic distribution in surface water and sediment river around slum and industrial area (case study: Ciwalengke River, Majalaya district, Indonesia). Chemosphere, https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2019.02.188 224, 637–645.
Asrori, M. K. (2021). Pemetaan kualitas air sungai di Surabaya. Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 13(2), 41–47.
Aufar, D. V. G., & Muzayanah. (2020). Analisis kualitas air sungai pada aliran sungai kali Surabaya. Swara Bhumi, 1(1).
Damanik, D., Widada, S., & Widiaratih, R. (2024). Analisis Konsentrasi Dan Sebaran Mikroplastik Di Muara Sungai Bedahan, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Indonesian Journal of Oceanography, 6, 344–356. https://doi.org/10.14710/ijoce.v6i4.24673
Haji, A. T. S., Widiatmono, J. B. R., & Firdausi, N. T. (2021). Analisis kelimpahan mikroplastik pada air permukaan di Sungai Metro, M alang. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 8(2), 7484.
Hidalgo-Ruz, V., Gutow, L., Thompson, R. C., & Thiel, M. (2012). Microplastics in the Marine Environment: A Review of the Methods Used for Identification and Quantification. Environmental Science & Technology, 46(6), 3060–3075. https://doi.org/10.1021/es2031505
Ibrahim, F. T., Suprijanto, J., & Haryanti, D. (2023). Analisis Kandungan Mikroplastik pada Sedimen di Perairan Semarang, Jawa Tengah. Journal of Marine Research; Vol 12, No 1 (2023): Journal of Marine Research. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/3650610.14710/Jmr.V12i1.36506.
Indriani, V. S., Hadi, W., & Masduqi, A. (2016). Identifikasi daya tampung beban pencemaran air Kali Surabaya segmen Je mbatan Canggu-Tambangan Bambe dengan pemodelan QUAL2Kw. Sepuluh Nopember Institute of Technology.
Labib, A. (2023). Identifikasi mikroplastik pada air Sungai akibat limbah pabrik daur ul ang plastik di Sidoarjo dan Mojokerto. Environmental Pollution Journal, 3(2), 708–718.
Mar`atusholihah, M., Trihadiningrum, Y., & Radityaningrum, A. D. (2020). Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada IPAM Karangpilang III Kota Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 9(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v9i2.55473
Masura, J., Baker, J. E., Foster, G. D., Arthur, C., & Herring, C. (2015). Laboratory methods for the analysis of microplastics in the marine environment: recommendations for quantifying synthetic particles in water s and sediments.
Nurdiana, M., & Trivantira, N. S. (2021). Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik Air Kali Pelayaran Anak Sungai Brantas Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Environmental Pollution Journal, 1(3).
Pramana, B., Pradiptaadi, A., Fallahian, F., Islam, U., Sunan, N., & Surabaya, A. (2022). Environmental Pollution Journal. 2(April), 344–352.
Ridlo, A., Ario, R., Maa, A., Supriyantini, E., & Sedjati, S. (2020). Mikroplastik pada Kedalaman Sedimen yang Berbeda di Pantai Ayah Kebumen Jawa Tengah. 23(November), 325–332.
SNI 8995:2021 Tentang Metode Pengambilan Contoh Uji Air Untuk Pengujian Fisika Dan Kimia, Pub. L. No. SNI 8995:2021 (2021). https://akses-sni.bsn.go.id/viewsni/baca/8848
Strokal, M., Vriend, P., Bak, M. P., Kroeze, C., van Wijnen, J., & van Emmerik, T. (2023). River export of macro- and microplastics to seas by sources worldwide. Nature Communications, 14(1), 4842. https://doi.org/10.1038/s41467-023-40501-9
Thompson, R. C. (2015). Microplastics in the Marine Environment: Sources, Consequences and Solutions BT - Marine Anthropogenic Litter (M. Bergmann, L. Gutow, & M. Klages (eds.); pp. 185–200). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-16510-3_7
Yang, L., Zhang, Y., Kang, S., Wang, Z., & Wu, C. (2021). Science of the Total Environment Microplastics in freshwater sediment : A review on methods , occurrence , and sources. Science of the Total Environment, 754, 141948. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.141948
Ziani, K., Ioniță-Mîndrican, C.-B., Mititelu, M., Neacșu, S. M., Negrei, C., Moroșan, E., Drăgănescu, D., & Preda, O.-T. (2023). Microplastics: A Real Global Threat for Environment and Food Safety: A State of the Art Review. In Nutrients (Vol. 15, Issue 3, p. 617). https://doi.org/10.3390/nu15030617
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Azkafia Alkafi Pasadzani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta atas Tulisan Karya Ilmiah
Bersama dengan ini saya sebagai penulis utama menyatakan bahwa paper yang saya kirimkan untuk dipublikasikan melalu Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan adalah benar merupakan hasil orisinil Tulisan Karya Ilmiah yang merupakan hasil penelitian/kajian yang saya lakukan dan belum pernah dipublikasikan pada penerbit Jurnal ilmiah lain di Indonesia.
Jika di kemudian hari ternyata ditemukan bukti adanya hal-hal yang tidak sesuai dari pernyataan diatas maka saya bersedia menerima konsekuensi yang diberikan oleh Dewan Redaksi Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan serta paper yang telah diterbitkan akan DIBATALKAN dan dinyatakan sebagai hasil karya PLAGIASI.






