Pencegahan Bunuh Diri pada Remaja: Kajian Interdisipliner Pendidikan Agama Kristen, Teologi dan Pastoral
DOI:
https://doi.org/10.33541/shanan.v9i2.7301Keywords:
Bunuh Diri, Ketahanan Spiritual, Kurikulum Kontekstual PAK, PastoralAbstract
Fenomena bunuh diri di kalangan remaja menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan, yang memerlukan respons strategis dari berbagai institusi, termasuk lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAK sebagai pendekatan preventif terhadap kecenderungan bunuh diri melalui perspektif teologis, pedagogis, dan pastoral Kristen. Metode yang digunakan adalah library research dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen memiliki peran signifikan dalam membentuk ketahanan spiritual peserta didik melalui integrasi nilai-nilai Injil, seperti Imago Dei, kasih Allah, dan pengharapan dalam Kristus. Strategi implementatif yang diidentifikasi meliputi integrasi tema penderitaan dalam kurikulum, pelatihan guru dalam konseling rohani, penyediaan layanan konseling spiritual di sekolah, serta kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PAK tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi doktrin, tetapi juga sebagai media pemulihan yang dapat menjawab krisis eksistensial peserta didik dan mencegah tindakan bunuh diri melalui pendekatan yang holistik dan kontekstual.
References
Apriana Haelitik, Alviana Maria Tanggu Dendo. “Penerapan Model Pembelajaran Aktif Dalam Konteks Pendidikan Agama Kristen: Suatu Kajian Terhadap Efektivitasnya Dalam Meningkatkan Pemahaman Dan Spiritualitas Siswa.” Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif 3, no. 2 (2024): 176–193.
Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Iman Kristen Dan Perundungan Di Era Disrupsi.” Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 149–163.
Arroissi, Jarman, and Rhmah Akhirul Mukharrom. “Makna Hidup Perspektif Victor Frankl.” Universitas Darussalam Gontor Ponorogo 20, no. 1 (2021): 112.
Bere, Vianny, and Delorens Lorentje Naomi Bessie. “Human Free Will and God’s Sovereignty in Biblical and Human Rights Perspectives.” British Journal of Multidisciplinary and Advanced Studies 4, no. 6 (2023): 50–65.
Burrow, Shawna. “An Overview of Suicide and the Impact of Interacting Factors on Current Suicide Trends” (2018).
Bushkin, Hanan, Roelf van Niekerk, and Louise Stroud. “Searching for Meaning in Chaos: Viktor Frankl’s Story.” Europe’s Journal of Psychology 17, no. 3 (2021): 233-242.
Estrada at.al. “Religious Education Can Contribute to Adolescent Mental Health in School Settings.” International Journal of Mental Health Systems 13, no. 1 (2019): 1–6.
Estrada, Crystal Amiel M, Fe, Marian, Theresa C Lomboy, Jr, Ernesto R Gregorio, Emmy Amalia, Cynthia R Leynes, Romeo R Quizon, and Jun Kobayashi. “Religious Education Can Contribute to Adolescent Mental Health in School Settings.” International Journal of Mental Health Systems 13, no. 28 (2019): 1–6.
George, M. W. “The Elements of Library Research: What Every Student Needs to Know.” Princeton: Princeton University Press, 2008.
Gule Yefato. “Konsep Eduecologi Dalam Pendidikan Agama Kristen Konteks Sekolah.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 3, no. 2 (2020): 181–201.
Jayanti, Norma Nida, Fayruziyah Ifroch Sabtana, and Yuli Nurmalasari. “Exploring Suicidal Ideation Among High School Students in Central Java: A Comprehensive Analysis.” Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling 9, no. 2 (2024): 58–63.
Jürgen Moltmann. The Crucified God: The Cross of Christ as the Foundation and Criticism of Christian Theology. London: SCM Press, 1974.
Juwinner Dedy Kasingku,Jones TedLauda Woy. “Dukungan Pendidikan Agama Kristen Dan Gereja Dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 10, no. 3 (2024): 766–774.
Juwinner Dedy Kasingku dan Jones TedLauda Woy. “Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Emotional Inteligence Peserta Didik.” PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2022): 43–57.
Karl Barth. Church Dogmatics IV/1: The Doctrine of Reconciliation. Edinburgh: T&T Clark, 1957.
Katekismus Gereja Katoli. Katekismus Gereja Katolik. Libreria Editrice Vaticana, 1997.
Krisalin Melodia, Putri Prameswari, Febri Pamungkas. “Peran Guru Sebagai Pembimbing Rohani Dalam Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital.” Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 1, no. 1 (2024): 25–30.
Marianty, Dewi, Annisa Hidayati, and Prasetyo Budi Widodo. “Peran Guru Dan Upaya Sekolah Dalam Menangani Kesehatan Mental Siswa Di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis.” Fathana 3, no. 1 (2025): 49–63.
Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan. Panduan Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah. Jakarta: Kemendikbut, 2016.
Nasyar, Alam, and Riska Ahmad. “Self-Disclosure Students Reveal Problem in Individual Counseling Services.” Jurnal Neo Konseling 2, no. 3 (2020): 1–9.
Nil, JK , & Gutierrez, D. “Pentingnya Kompetensi Agama Dan Spiritual Dalam Konseling Sekolah.” Counselor Education And Supervision 63 (2024): 172 – 186.
Paul Tillic. The Courage to Be. New Haven: Yale University Press, 1952.
Ratnasari, Agatha Astri. “Analisis Pemberitaan Media Pers Terhadap Kasus Bunuh Diri.” Berita Kedokteran Masyarakat (2018): 14.
Samson, Shireen. “Suicide & Its Prevention.” Saudi Journal of Nursing and Health Care 5, no. 6 (2022): 128–129.
Santina, Yuli, and Sandra Rosiana Tapilaha. “Karakter, Pengaruh Guru PAK Dalam Bimbingan Konseling Terhadap Pembentuan Karakter Peserta DIdik Kristen.” Jurnal Chrisian Humaniora 7, no. 1 (2023): 14–27.
Selamat Karo karo dan Dahlia Panjaitan. “Hubungan Keteladanan Guru PAK Dengan Pertumbuhan Spiritual Siswa.” JURNAL PENDIDIKAN RELIGIOUS 2, no. 1 (2020): 36–47.
Setia, Yulia. “Kajian Pandangan Martin Luther Tentang Sinergi Antara Gereja, Sekolah Dan Keluarga Dalam Pendidikan Iman Anak Di Masa Pascapandemi.” VERITAS: JURNAL TEOLOGI DAN PELAYANAN 2, no. 2 (2022): 133–143.
Siki, Nusli, Imanuel 0me, Abraham Atalo, and Yosti Bani. “Memaknai Gereja Diaklesial Menurut Joas Adiprasetya Sebagai Upaya Mencegah Kasus Bunuh Diri.” Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2024): 117–128.
Siramba, Febriyanti. “Konseling Pastoral Oleh Guru PAK Sebagai Upaya Menanggulangi Hambatan Pertumbuhan Iman Siswa Di SMA Negeri 4 Manado.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2022): 73.
Siregar at.al. “Peran Guru PAK Dalam Membina Spiritualitas Dan Karakter Anak Sekolah Minggu GPDI Tongkoh.” Jurnal: Pendidikan Tambusai 8, no. 2 (2024): 24–33.
Snyder, Hannah. “Literature Review as a Research Methodology: An Overview and Guidelines.” Journal of Business Research 104 (2019): 333–339.
Susanto wenly. “Deteksi Dini Dan Pencegahan Risiko Bunuh Diri Pada Remaja” 52, no. 1 (2025).
Tampubolon, Septi. “Karakter Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pertumbuhan Spiritualitas Siswa.” Areopagus : Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen 19, no. 2 (2021): 218–229.
Telaumbanua and et al. “Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital.” EDUKRIS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 2, no. 4 (2025): 755-762.
Walean, Rudi Roberto, Jefrit Johanis Messakh, Laurenz Enjelina Siagian, and Fenieli Harefa. “Peran Pendidikan Agama Kristen Bagi Remaja Dalam Menghadapi Tantangan Zaman Di Era Digital” 9 (2024): 68–80.
Zed, M. “Metode Penelitian Kepustakaan.” Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mariyanti Adu, Catur Prio Purnomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






