Strategi Guru Agama Kristen dalam Membentuk Karakter Generasi Muda di Era Industri 4.0
DOI:
https://doi.org/10.33541/shanan.v5i2.3053Kata Kunci:
Strategi, Guru, Kristen, Generasi, Karakter, Industri 4.0Abstrak
Kajian ini berangkat dari permasalahan yang sering terjadi di era industri 4.0. Di mana perilaku anak-anak muda saat ini banyak menimbulkan persoalan negatif di dalam masyarakat sebagaimana penjelasan data empiris dalam artikel ini. Salah satu karakter generasi muda yang dapat dilihat di era industri 4.0 adalah minimnya rasa kepedulian (individual) dan cenderung menentang nilai-nilai kebenaran dan kebudayaan yang berlaku. Tujuan penulisan artikel ini adalah melihat bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh guru agama Kristen dalam membentuk karakter generasi muda sesuai dengan nilai-nilai Kristiani. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengkaji sejauh mana masalah yang timbulkan generasi muda di era industri 4.0. Proses analisis yang dilakukan adalah menggunakan berbagai sumber literatur seperti artikel jurnal, buku, dan pengamatan langsung untuk mendukung analisis penulisan. Hasil yang ditemukan adalah guru agama Kristen memiliki peran yang sangat signifikasi melalui upaya dan strategi serta pendekatan dalam membentuk karakter generasi muda di era revolusi industri 4.0 sebagaimana penjelasan dalam kajian artikel. Dengan demikian, tanggung jawab guru Agama Kristen dalam mendidik generasi sangat perlu direalisasikan sebagai wujud dari kepedulian terhadap fenomena yang ada di kalangan anak muda saat ini.
Referensi
Ahmad, Amar. “Media Sosial Dan Tantangan Masa Depan Generasi Milenial.” Avant Garde 8, no. 2 (2020): 134.
Amrulloh, Amrulloh. “Guru Sebagai Orang Tua Dalam Hadis ‘Aku Bagi Kalian Laksana Ayah.’” Desember 2, no. 1 (2016): 70–91.
Arianty, Nel. “Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Kartawan.” Jurnal Manajemen Tools 5, no. 2088–3145 (2015): 80–91.
Creswell, J.W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches. Los Angeles: Sage Publicatio, 2009.
Dwi Saputri, Oktaviani, dan Rahmawati. “Peran Guru Dalam Memberikan Pelajaran Tambahan (LES) Bagi Peserta Didik Di Luar Jam Pelajaran Sekolah Sebagai Wujud Implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat.” Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang 2 (2019): 493–504.
Fandy Tjiptono. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: CV.Andi Offset, 2008.
Hasbullah, Juhji, dan Ali Maksum. “Strategi Belajar Mengajar Dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam.” Journal Pendidikan Agama Islam Edureligia 3, no. 1 (2019): 17–24.
Kasminton Situmorang, Ardianto Lahagu, dan 2Benteng Martua Mahuraja Purba. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Era Industri 4.0.” Institutio:Jurnal Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2 (2020): 45–62.
Lestari, Indah. “Pengaruh Waktu Belajar Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika.” Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA 3, no. 2 (2015): 115–125.
Lickona, Thomas. Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar Dan Baik. Bandung: Nusa Media, 2013.
Marcelino Sumolang. “Peranan Internet Terhadap Generasi Muda Di Desa Tounelet Kecamatan Langowan Barat.” The Internet for Surgeons 2, no. 4 (2013): 52–57.
Marinus Rotto. “Pemuridan Kontekstual Terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda Masa Kini.” Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. 9 (2013): 1689–1699.
Nakamnanu, Sriyanti Es. “Shamayim : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Peran Guru Dalam Menerapkan Pendidikan Agama Kristen Untuk Menumbuhkan Iman Kristen Anak Sejak Dini.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2020): 14–28.
Novrialdy, Eryzal. “Kecanduan Game Online Pada Remaja: Dampak Dan Pencegahannya.” Buletin Psikologi 27, no. 2 (2019): 148 – 158.
Omer, Nopan. “Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan.” manager pendidikan 9 (2015): 464–468.
Putra, Yanuar Surya. “Theoritical Review : Teori Perbedaan Generasi.” Among Makarti 9, no. 2 (2017): 18–34.
RG, Salmawaty, dan Hilal Mahmud. “Membentuk Karakter Generasi Muda Melalui Institusi Keluarga Di Era Digital.” Kelola: Journal of Islamic Education Management 2, no. 2 (2017): 127–142.
Sawitri, Dara. “Revolusi Industri 4.0 : Big Data Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0.” Jurnal Ilmiah Maksitek 4, no. 3 (2019): 15–27. https://makarioz.sciencemakarioz.org/index.php/JIM/article/view/83/80.
Tafonao, Talizaro. “Peran Guru Agama Kristen Dalam Membangun Karakter Siswa Di Era Digital.” Journal BIJAK Basileia Indonesian Journal of Kadesi 2, no. 1 (2018): 1–37.
Tafonao, Talizaro, Sion Saputra, dan Rosita Suryaningwidi. “Learning Media and Technology: Generation Z and Alpha.” Indonesian Journal of Instructional Media and Model 2, no. 2 (2020): 89–100.
Telaumbanua, Arozatulo. “Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 2 (2018): 219–231.
Telaumbanua, Arozatulo. “Profil Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Pemimpin Yang Melayai.” Jurnal Teruna Bhakti 3, no. 1 (2020): 48.
W, R Willya Achmad, Marcelino Vincentius Poluakan, Didin Dikayuana, Herry Wibowo, dan Santoso Tri Raharjo. “Potret Generasi Milenial Pada Era Revolusi Industri 4.0.” Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial 2, no. 2 (2020): 187.
Yunarti, Yuyun. “Pendidikan Kearah Pembentukan Karakter.” Jurnal Ilmiah Pendidikan 11, no. 2 (2014): 262–278.
Zahroh, Shofiyatuz, dan Na’imah Na’imah. “Peran Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di Jogja Green School.” Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini 7, no. 1 (2020): 1–9.
Zega, Yunardi Kristian. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga: Upaya Membangun Spiritualitas Remaja Generasi Z.” Luxnos 7, no. 1 (2021): 105–116.
Zega, Yunardi Kristian. “Teori Perkembangan Iman Remaja Menurut James W.Fowler Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio 12, no. 2 (2020): 140–151.






