ANALISIS UMUR PAKAI GARNITURE TAPE SQP 90 PADA MESIN HAUNI KDF 4
Abstract
ABSTRAK
Efisiensi proses produksi sangat bergantung pada keandalan komponen mesin. Pada mesin Hauni KDF 4, garniture tape SQP 90 adalah komponen vital yang kegagalannya dapat menyebabkan downtime dan inefisiensi biaya. Praktik penggantian yang tidak didasarkan pada data dapat menimbulkan pemborosan akibat penggantian terlalu dini (over-maintenance) atau kerugian produksi akibat penggantian terlambat (under-maintenance). Penelitian ini menganalisis umur pakai fungsional garniture tape menggunakan data kegagalan periode September-Desember 2022 untuk menentukan jadwal penggantian yang optimal. Dengan menerapkan analisis distribusi Weibull menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE), Weibull Probability Plot, dan Method of Moments (MoM), penelitian ini mengidentifikasi karakteristik keandalan komponen. Hasil analisis menunjukkan pola kegagalan komponen berada dalam fase keausan (wear-out) dengan shape parameter (β) = 4,65. Nilai Mean Time To Failure (MTTF) terestimasi sebesar 7.144.345 batang filter, namun nilai ini tidak direkomendasikan sebagai interval penggantian karena memiliki risiko kegagalan hampir 48%. Sebagai gantinya, penelitian ini merekomendasikan interval penggantian preventif pada umur pakai 4,8 ± 0,5 juta (CI 4,3 – 5,4 juta) batang filter. Interval ini didasarkan pada target reliabilitas 90%, yang menyeimbangkan antara efisiensi dan risiko operasional. Penerapan interval ini berpotensi memberikan efisiensi biaya pembelian komponen sekitar 66,7% dibandingkan praktik historis, sekaligus meningkatkan prediktabilitas dan keandalan produksi
Kata Kunci: Garniture Tape, Weibull Distribution, MTTF (Mean Time To Failure), Keandalan (Reliability), Mesin Hauni KDF 4, Efisiensi Produksi, Analisis Umur Pakai.