Transformasi Strategis Industri BPR melalui Integrasi Digital, Tata Kelola Inklusif, dan Green Banking

Authors

  • Posma Sariguna Johnson Kennedy Hutasoit

DOI:

https://doi.org/10.33541/fjm.v11i1.8023

Abstract

Studi ini bertujuan merumuskan arah kebijakan transformasi industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia yang mengedepankan efisiensi, inklusi keuangan, dan keberlanjutan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif-kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka dan analisis kebijakan. Data diperoleh dari studi empiris, regulasi OJK, dan laporan akademik terkait manajemen risiko, digitalisasi, tata kelola, serta praktik green banking. Penelitian ini mengusulkan kerangka kebijakan yang mencakup otomatisasi manajemen risiko berbasis prinsip 5C dengan dukungan teknologi, tata kelola kepemilikan dan teknologi informasi yang sejalan dengan perkembangan Banking 4.0, serta integrasi kebijakan fiskal guna mempercepat adopsi branchless banking berbasis energi hijau. Upaya inklusi keuangan difokuskan pada penguatan akses keuangan ultra-mikro dan pengembangan UMKM melalui digitalisasi koperasi desa. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi BPR sangat bergantung pada sinergi antara inovasi teknologi, kebijakan publik yang adaptif, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia. Kontribusi utama dari penelitian ini terletak pada penyusunan peta jalan reformasi BPR yang berbasis bukti dan relevan dengan tantangan nasional dalam era digitalisasi, inklusi keuangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Kata kunci: BPR, transformasi digital, manajemen risiko 5C, green banking, tata kelola, inklusi keuangan, Banking 4.0.

Downloads

Published

2026-04-04

How to Cite

Hutasoit, P. S. J. K. (2026). Transformasi Strategis Industri BPR melalui Integrasi Digital, Tata Kelola Inklusif, dan Green Banking. Fundamental Management Journal, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.33541/fjm.v11i1.8023