Hak Ulayat Ditengah Arus Investasi: Tantangan dan Harapan bagi Masyarakat Adat Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.33541/cs.v7i2.7574Abstract
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) di lokasi pada Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira untuk memberikan kuliah Hukum, penyuluhan, pemahaman, serta edukasi kepada Civitas Akademi Fakultas Hukum Universitas Kaltolik Widya Mandira Kupang –Nusa Tenggara Timur. Dengan metode interaktif Nusa Tenggara Timur memiliki banyak komunitas masyarakat dengan kearifan lokal kuat, desa adat, dan wilayah adat yang cukup luas. Investasi mulai dari pertambangan, perkebunan, pariwisata, proyek infrastruktur dan pengembangan kawasan strategis mengakibatkan arus investasi membawa peluang dan risiko bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Hasil kuliah umum mendorong penelitian dan PKM Civitas Akademik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Nusa Tenggara Timur lebih lanjut melakukan penguatan masyarakat adat melalui pendidikan hukum, workshop, pelatihan, dokumentasi, advokasi peningkatan kesadaran masyarakat umum tentang pentingnya hak ulayat sehingga meminimalisir tumpang tindih klaim, dan melihat dampak investasi terhadap hak ulayat keberhasilan model perlindungan wilayah adat, dan pengembangan model local adaptif.








2.png)
