Hubungan Status Ekonomi dan Jenis Kelamin dengan Obesitas pada Anak di SMP Swasta, di Serang

  • Elizabeth S. Susanti Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Sudung O. Pardede Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Jakarta

Abstract

Abstrak Prevalensi obesitas pada anak di Banten mengalami peningkatan. Di Banten, pada tahun 2010, prevalensi kegemukan pada anak berumur 13-15 tahun sebesar 3,4%, namun pada tahun 2013 terjadi peningkatan mencapai 10,4% yang terdiri atas 7,9% gemuk dan 2,5% obesitas.2-3 Obesitas pada anak cenderung berlanjut hingga dewasa dan menimbulkan berbagai penyakit seperti diabetes melitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi obesitas pada anak, hubungan jenis kelamin dan status ekonomi dengan obesitas pada anak di SMP swasta Serang. Penelitian ini menggunakan metode analitik. Subjek penelitian sebanyak 90 subjek yang terdiri atas 44 perempuan dan 46 laki- laki. Pengambilan subjek dilakukan dengan teknik acak stratitifikasi yaitu dengan meneliti 1 kelas dari kelas 7,8 dan 9. Kemudian data tersebut dianalisis dengan uji statistik univariat dan bivariat (frekuensi dan regresi). Berdasarkan penelitian ini diperoleh prevalensi obesitas sebesar 15,6%, dan setelah dianalisis tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dan status ekonomi dengan obesitas pada anak.
Kata kunci: anak, jenis kelamin, status ekonomi, obesitas

Abstract Prevalence of childhood obesity in Banten Province keeps increasing. In Banten, in 2010, prevalence of childhood overweight (13-15 years old) was 3,4%, and in 2013 increased until 10,4% which consisted of 7,9% overweight and 2,5% obesity. Childhood obesity is associated with a higher probability of obesity in adulthood, cardiovascular disease, and diabetes mellitus. The purpose of this study was to know the prevalence of childhood obesity, correlation between gender and childhood obesity, and correlation between economic status and childhood obesity in private junior high school Serang, Banten. This study used analytic method. There were 90 subjekts participated in this study which consisted of 44 girls and 46 boys. They were chosen using random stratification technique where researcher took one class from each 7th, 8th, and 9th grade. This study used univariate and bivariate statistics analysis (frequencies and regression). According to this study, prevalence of childhood obesity was 15,6% and there was no correlation between gender and childhood obesity and also there was no correlation between economic status and childhood obesity.
Keywords: childhood, gender, economic status, obesity

Published
2016-10-11
How to Cite
S. Susanti, E., & O. Pardede, S. (2016). Hubungan Status Ekonomi dan Jenis Kelamin dengan Obesitas pada Anak di SMP Swasta, di Serang. Majalah Kedokteran UKI, 32(3), 130 - 136. https://doi.org/10.33541/mkvol34iss2pp60