Daya Larvisida Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) terhadap Mortalitas Larva Aedes aegypti L

  • Agus Aulung Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • Christiani Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta.
  • Ciptaningsih Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta.

Abstract

Abstrak


Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan vektor nyamuk
Aedes aegypti L. Salah satu cara untuk menekan populasi Ae. aegypti L yaitu dengan memutus siklus hidupnya
pada stadium larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun sirih (Piper betle. L)
terhadap mortalitas larva Ae. aegypti L. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain
rancangan acak lengkap (RAL). Pengujian dilakukan dengan lima konsentrasi ekstrak daun sirih masing masing
0,05%, 0,1%, 0,2%, dan 0,4%; 0% (kontrol) terhadap larva nyamuk. Tiap konsentrasi dilakukan empat kali
ulangan. Variabel bebas adalah ekstrak daun sirih, sedangkan variabel terikat adalah mortalitas larva Ae. aegypti
L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak daun sirih berpengaruh terhadap mortalitas larva Ae.
aegypti L dengan x² hitung > x² tabel (16,81 > 9,488). Konsentrasi untuk mematikan separuh larva uji (LC.50 )
adalah 0,046 % dan konsentrasi untuk mematikan 90% populasi larva uji (LC.90) adalah 0,1031% ekstrak daun
sirih setelah 24 jam waktu pengamatan.

Kata Kunci : Larvasida, Piper betle. L, Aedes aegypti. L, mortalitas.

Abstract


Dengue hemorrhagic fever is a disease caused by dengue virus which is transmitted by Aedes aegepti L. mosquito
as the vector. One method for the control of the Aedes aegypti population is inference to their lifecycle. A fully
randomised study was aimed to investigate the effect of piper betle leaves’ extract to the Ae. aegypti larvae’s
mortality.The concentration used in the five treatments were 0% (control), 0,05%, 0,1%, 0,2% and 0,4%, with
four replications. The independence variable was the betle leaves’ extract and, the dependence variable was the
mortality of Ae. aegypti larvae. The result shown that the betle leaves’ extract caused larva mortality with x²
calculation > x² table (16,81 > 9,488). The concentration for half of mortality (LC 50) was 0,046%. Finally, the
extract concentration for 90% population mortality was 0,103% after 24 hours treatment.


Key Word : Larvicidal, Piper betle L, Aedes aegypti L, mortality

Published
2020-06-03
How to Cite
Agus Aulung, Christiani, & Ciptaningsih. (2020). Daya Larvisida Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) terhadap Mortalitas Larva Aedes aegypti L. Majalah Kedokteran UKI, 27(1), 7-14. https://doi.org/10.33541/mkvol34iss2pp60