Peranan Desain Kemasan dan Branding dalam Peningkatan Citra Merek Produk Usaha Unggulan Bandung Selatan

  • Bob Foster Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Fitriani Reyta Faculty of Economics and Business, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Muhamad Deni Johansyah Universitas Padjajaran
  • Bernadetha Nadeak Universitas Kristen Indonesia
  • Elferida Sormin Universitas Kristen Indonesia

Abstract

Keunikan kemasan dan bahan kemasa yang berkualitas seringkali menjadikan produk tertentu dinilai memiliki citra merek yang baik di benak konsumen, sebaliknya produk yang di kemas seadanya dan bahan kemasan yang berkualitas rendah menjadikan suatu produk dinilai memiliki citra merek yang rendah. White tea merupakan salah satu produk unggulan yang diproduksi oleh usaha mikro di Bandung selatan tepatnya desa Gambung, Pangalengan. Perkebunan teh Gambung berada di Desa Cisondari, Kecamatan Pasir Jambu, Pangalengan, Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah dengan komoditas teh terbaik di Indonesia, bahkan sampai ke pasar mancanegara yaitu ke pasar komoditas teh di Inggris dan Amsterdam, dirintis oleh Rudolph Eduard Kerkhoven, warga Belanda pada abad 18. Kepemilikan perkebunan teh beragam di Gambung, milik pemerintah, swasta dan masyarakat lokal. Salah satu usaha yang berkembang dikarenakan permintaan tinggi adalah produk white tea. Kemasan produk teh asal Gambung masih dirata ratakan sederhana dan berbahan dasar dus atau kertas dan branding sederhana sehingga produk mahal menjadi terkesan murah, dan menurunkan citra merek juga permintaan produk. Penelitian ini merupakan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh akademisi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia bekerja sama dengan Universitas Padjajaran Bandung, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor kemasan dan branding sebagai pendorong penningkatan citra yang dibentuk oleh kemasan dan branding tersebut, 100 responden diambil secara acak dari bagian populasi konsumen loyal di café di kota Bandung. Hasil pengolahan kuisioner menggunakan partial least square menyatakan ada pengaruh desain dan bahan kemasan juga branding terhadap citra merek produk teh putih yang diproduksi oleh usaha Menengah asal Gambung, Kab Bandung, Jabar.

Kata Kunci : Desain kemasan, Branding, White tea, Pangalengan, Usaha Unggulan
Published
2021-05-18
Section
Articles